SMAN 5 Kabupaten Tangerang

now browsing by category

 
Posted by: | Posted on: February 1, 2017

TUGAS MAKALAH MATA KULIAH ASPEK POLEKSOSBUD DALAM PENDIDIKAN

POLEKSOSBUD

Posted by: | Posted on: January 30, 2017

PENGHAYATAN METODE KEPRAMUKAAN SEBAGAI SUATU SISTEM

Metode ialah cara/tehnik untuk melaksanakan kegiatan yang efektif dan efisien dalam pencapaian tujuan kegiatan. Metode kepramukaan merupakan cara penyelenggaraan pendidikan watak kepada anggota muda melalui kegiatan kepramukaan yang menarik, menyenangkan dan menantang. Metode kepramukaan tidak dapat dilepaskan dari Prinsip Dasar Kepramukaan, keduanya diterapkan secara terpadu terutama pada pelaksanaan Kode Kehormatan Pramuka.

Metode kepramukaan merupakan cara belajar interaktif progesif melalui proses pendidikan praktis yang berkesinambungan sepanjang hayat, melalui :

a. pengamalan Kode Kehormatan Pramuka;

b. belajar sambil melakukan;

c. sistem beregu

d. kegiatan di alam terbuka yang mengandung pendidikan dan sesuai dengan perkembangan rohani dan jasmani anggota muda;

e. kemitraan dengan anggota dewasa dalam setiap kegitan;

f. sistem tanda kecakapan;

g. sistem satuan terpisah untuk putera dan puteri;

h. kiasan dasar.

Setiap unsur dalam Metode Kepramukaan merupakan sub sistem, tersendiri yang memiliki fungsi pendidikan spesifik, yang secara bersama-sama dan keseluruhan saling memperkuat dan menunjang tercapainya tujuan pendidikan Gerakan Pramuka.

Penerapan Metode Kepramukaan yang bersifat Universal, harus disesuaikan dengan kepentingan, kebutuhan, situasi dan kondisi anggota muda serta masyarakat, khususnya kaum muda,daerah dan nasional.

Dalam melaksanakan tugasnya Pembina Pramuka wajib bersikap dan berprilakuberdasarkan, cinta kasih, kejujuran, keadilan, kepantasan, keprasahajaan, kesanggupan berkorban dan rasa kesetiakawanan sosial; disiplin disertai inisiatif dan tanggungjawab diri sendiri, sesama manusia, negara dan bangsa, alam dan lingkungan hidup serta tanggungjawab kepada Tuhan Yang Maha Esa; secara bertahap menyerahkan pimpinan kegiatan sebanyak mungkin kepada anggota muda sedangkan pembina pramuka ada di belakang memberi semangat, dorongan dan pengasuh yang baik.

Metode Kepramukaan merupakan cara belajar interaktif progesif melalui proses pendidikan praktis yang berkesinambiungan sepanjang hayat. Setiap unsur dalam Metode Kepramukaan merupakan sub sistem, tersendiri yang memiliki fungsi pendidikan spesifik, yang secara bersama-sama dan keseluruhan saling memperkuat dan menunjang tercapainya tujuan pendidikan Gerakan Pramuka.

Sumber dari : Panduan Teknis Kursus Pembina Pramuka Mahir

Posted by: | Posted on: January 29, 2017

Kursus Mahir Dasar Pendidikan Kepramukaan

KMD2 (7)
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 63 tahun 2014 tentang Pendidikan Kepramukaan sebagai Kegiatan Ekstrakurikuler Wajib pada Pendidikan Dasar dan Menengah, oleh karena itu SMAN 5 Kabupaten Tangerang dengan dasar tersebut di atas menyelenggarakan pelaksanaan Kursus Mahir Dasar untuk para Guru SMAN 5 Kabupaten Tangerang, bekerjasama dengan Pusdiklatcab Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Tangerang.

KMD dibuka secara resmi oleh MABIRAN Kecamatan Kosambi Kak Murhadi, didampingi oleh Ketua Harian Kwarcab Kak Adiat, Ka Pusdiklat Ka Hidayat serta Ka Lukman yang baru satu minggu menduduki posisi sebagai KCD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Banten untuk Kabupaten Tangerang, beliau dalam sambutannya mengatakan bahwa pentingnya pembinaan peserta didik melalui kegiatan Pramuka, salut kepada Mabigus SMAN 5 Kabupaten Tangerang yang berani melaksanakan kegiatan KMD mandiri, mudah-mudahan kegiatan ini dapat di ikuti oleh sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Tangerang, itu pun kalau Mabigus nya memiliki semangat yang sama seperti SMAN 5 Kabupaten Tangerang, karena kalau semangatnya tidak ada, tidak mungkin terlaksana kegiatan KMD mandiri. Beliau juga mengatakan bahwa kegiatan kepramukaan sudah dilaksanakan di sekolah-sekolah khususnya di tingkat pendidikan dasar, di pendidikan menengah kenapa kurang peminatnya, karena waktu kuliah di IKIP Bandung hanya sedikit mahasiswa yang mengikuti kegiatan kepramukaan, tetapi di SPG dan SGO Pramuka merupakan kegiatan yang wajib di ikuti oleh seluruh siswa SPG dan SGO sehingga di tingkat pendidikan dasar pramuka cukup banyak peminatnya, mudah-mudahan melalui KMD ini peserta didik lebih banyak yang berminat mengikuti kegiatan kepramukaan.

Selanjutnya Ketua Harian Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Tangerang Kak Adiat menekankan bahwa, kegiatan Pramuka sangat membantu proses pembinaan karakter bangsa, dan dapat membantu wilayah untuk kegiatan-kegiatan yang ada di Kecamatan-kecamatan khususnya Kecamatan Kosambi. KMD mandiri yang dilaksanakan di SMAN 5 Kabupaten Tangerang, merupakan kegiatan mandiri yang pembiayaannya dari peserta dan sebagian melalui anggaran peningkatan mutu guru. KMD ditingkat Kwartir Cabang terbatas pelaksanaannya karena biayanya melalui APBD sehingga kegiatan Mandiri ini sangat membantu terlaksananya kegiatan KMD mandiri di tingkat Kwaran.

Pelaksanaan KMD di SMAN 5 Kabupaten Tangerang merupakan kegiatan pertama yang pelaksanaannya di tingkat satuan pendidikan, di ikuti oleh 61 peserta yang terdiri dari 24 peserta putra dan 37 peserta putri. para peserta berasal dari SMA sebanyak 39 peserta dan sisanya 22 dari SD dan SMP sekitar Kecamatan Kosambi. Kegiatan KMD memang khusus untuk peserta dari Guru SMAN 5 Kabupaten Tangerang, tertapi untuk menampung keinginan kwaran, maka pesertanaya ditambah peserta dari lingkungan SD dan SMP di wilayah Kecamatan Kosambi. Kegiatan KMD dilaksanakan mengambil hari sabtu dan minggu, mulai dari tanggal 28 – 29 Januari 2017, 4 – 5 Pebruari 2017 dan 10,11, dan 12 Pebruari 2017 dengan pelaksanaan perkemahan.

Mudah-mudahan melalui KMD ini diharapkan dapat menghasilkan para pembina pramuka yang bukan hanya sekedar tahu, tetapi  mau dan ingin melakukan pembinaan kepada peserta didik baik pada kegiatan siaga, pengalang dan penegak. (IDT).

Kembali KeatasKembali Keatas