Seputar Berita Sosial

now browsing by category

berita-berita sosial

 
Posted by: | Posted on: January 29, 2017

Kursus Mahir Dasar Pendidikan Kepramukaan

KMD2 (7)
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 63 tahun 2014 tentang Pendidikan Kepramukaan sebagai Kegiatan Ekstrakurikuler Wajib pada Pendidikan Dasar dan Menengah, oleh karena itu SMAN 5 Kabupaten Tangerang dengan dasar tersebut di atas menyelenggarakan pelaksanaan Kursus Mahir Dasar untuk para Guru SMAN 5 Kabupaten Tangerang, bekerjasama dengan Pusdiklatcab Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Tangerang.

KMD dibuka secara resmi oleh MABIRAN Kecamatan Kosambi Kak Murhadi, didampingi oleh Ketua Harian Kwarcab Kak Adiat, Ka Pusdiklat Ka Hidayat serta Ka Lukman yang baru satu minggu menduduki posisi sebagai KCD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Banten untuk Kabupaten Tangerang, beliau dalam sambutannya mengatakan bahwa pentingnya pembinaan peserta didik melalui kegiatan Pramuka, salut kepada Mabigus SMAN 5 Kabupaten Tangerang yang berani melaksanakan kegiatan KMD mandiri, mudah-mudahan kegiatan ini dapat di ikuti oleh sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Tangerang, itu pun kalau Mabigus nya memiliki semangat yang sama seperti SMAN 5 Kabupaten Tangerang, karena kalau semangatnya tidak ada, tidak mungkin terlaksana kegiatan KMD mandiri. Beliau juga mengatakan bahwa kegiatan kepramukaan sudah dilaksanakan di sekolah-sekolah khususnya di tingkat pendidikan dasar, di pendidikan menengah kenapa kurang peminatnya, karena waktu kuliah di IKIP Bandung hanya sedikit mahasiswa yang mengikuti kegiatan kepramukaan, tetapi di SPG dan SGO Pramuka merupakan kegiatan yang wajib di ikuti oleh seluruh siswa SPG dan SGO sehingga di tingkat pendidikan dasar pramuka cukup banyak peminatnya, mudah-mudahan melalui KMD ini peserta didik lebih banyak yang berminat mengikuti kegiatan kepramukaan.

Selanjutnya Ketua Harian Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Tangerang Kak Adiat menekankan bahwa, kegiatan Pramuka sangat membantu proses pembinaan karakter bangsa, dan dapat membantu wilayah untuk kegiatan-kegiatan yang ada di Kecamatan-kecamatan khususnya Kecamatan Kosambi. KMD mandiri yang dilaksanakan di SMAN 5 Kabupaten Tangerang, merupakan kegiatan mandiri yang pembiayaannya dari peserta dan sebagian melalui anggaran peningkatan mutu guru. KMD ditingkat Kwartir Cabang terbatas pelaksanaannya karena biayanya melalui APBD sehingga kegiatan Mandiri ini sangat membantu terlaksananya kegiatan KMD mandiri di tingkat Kwaran.

Pelaksanaan KMD di SMAN 5 Kabupaten Tangerang merupakan kegiatan pertama yang pelaksanaannya di tingkat satuan pendidikan, di ikuti oleh 61 peserta yang terdiri dari 24 peserta putra dan 37 peserta putri. para peserta berasal dari SMA sebanyak 39 peserta dan sisanya 22 dari SD dan SMP sekitar Kecamatan Kosambi. Kegiatan KMD memang khusus untuk peserta dari Guru SMAN 5 Kabupaten Tangerang, tertapi untuk menampung keinginan kwaran, maka pesertanaya ditambah peserta dari lingkungan SD dan SMP di wilayah Kecamatan Kosambi. Kegiatan KMD dilaksanakan mengambil hari sabtu dan minggu, mulai dari tanggal 28 – 29 Januari 2017, 4 – 5 Pebruari 2017 dan 10,11, dan 12 Pebruari 2017 dengan pelaksanaan perkemahan.

Mudah-mudahan melalui KMD ini diharapkan dapat menghasilkan para pembina pramuka yang bukan hanya sekedar tahu, tetapi  mau dan ingin melakukan pembinaan kepada peserta didik baik pada kegiatan siaga, pengalang dan penegak. (IDT).

Posted by: | Posted on: January 25, 2017

Sekolah Seharian

Sekolah seharian telah lama dilakukan oleh pondok-pondok pesantren yang melakukan sekolah seharian dari pagi sampai pagi lagi. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan alumni yang berkualitas dan terkontrol oleh pengasuh pondok pesantren tersebut. Betapa sibukmya para santri yang setiap hari harus menghapal hadis dan bacaan Al-Qur’an agar dapat di amalkan dalam kehidupan sehari-hari. Saat ini kementrian Pendidikan dan Kebudayaan menerapkan istilahnya “Full Day” sekolah sehari penuh. Bila diterapkan di sekolah dasar, belum pas karena tingkat pemahamannya belum pas, untuk tingkat SLTP dan SMA mungkin bisa dilaksanakan.

SMA Negeri 5 Kabupaten Tangerang mulai tahun 2017 sejak Januari 2017 telah menerapkan “Full Day” sekolah seharian mulai dari pukul 07.00 sampai dengan 15.30. ternyata walaupun berat pelaksanaannya, ini harus dilaksanakan karena mungkin kementerian berharap hari sabtu dan minggu di gunakan untuk hari keluarga. Hari keluarga di harapkan ada sentuhan dari orang tua/wali kepada putera-puterinya dalam memberikan motivasi, agar putera-puterinya dapat lebih bersemangat dalam menempuh pendidikan.

Dari hari pertama masuk sekolah pada semester genap yang di mulai pada tanggal 5 Januari 2017, para siswa SMAN 5 Kabupaten Tangerang tetap semangat, walaupun melelahkan, karena di daerah Kosambi dan sekitarnya para siswa masih memilki kebiasaan mengaji. Sehingga pada saat para siswa pulang kembali kerumahnya sudah di hadapkan lagi pada kebiasaan mengaji di desanya. Keluhan ini sempat disampaikan oleh orang tua/wali murid pada saat pertemuan dengan sekolah. Sebenarnya sekolah di laksanakan hanya sampai jumat, dan sabtu – minggunya menjadi hari keluarga. Bagaimana mengatur waktu dan mengubah kebiasaan, yang biasanya hari sabtu ada kegiatan sekolah sekarang menjadi tidak ada. Inilah yang harus di atur oleh para siswa sendiri.

Semoga dengan “Full   Day” para siswa SMAN 5 Kabupaten Tangerang tetap memilki semangat berprestasi, agar dapat bersaing dengan sekolah-sekolah lain yang ada di Kabupaten Tangerang. SMAN 5 Kabupaten Tangerang saat ini sudah menginjak usia 30 tahun, usia 30 tahun bukanlah sekolah yang baru kemarin tetapi sekolah yang  dapat diperhitungkan dengan sekolah lainnya. Para alumni sudah banyak yang mandiri, bekerja sebagai pegawai negeri, pengusaha, kepala desa bahkan ada yang menjadi aparat penegak hukum, Polri dan TNI. Semoga dengan usia 340 tahun para siswa yang masih belajar dapat melanjutkan prestasi para alumni.

Full Day jangan di jadikan persoalan yang memberatkan tetapi jadikanlah sebagai pemicu semangat untuk berprestasi. (IDT)

Posted by: | Posted on: June 4, 2015

Seputar Keputusan Mendikbud Tentang Penghentian Kurikulum 2013

KRONOLOGI KURIKULUM 2013

Januari 2013
Pembentukan tim penyusun Kurikulum 2013 berdasar Surat Keputusan Mendikbud No. 015/P/2013

April 2013
Inspektur Jenderal Kemdikbud berkirim surat kepada Mendikbud memperingatkan bahwa apabila persiapan belum diyakini maka pelaksanaan kurikulum baru perlu ditunda mengingat waktu yang semakin sempit.

Read More …

Posted by: | Posted on: December 2, 2014

Website Under Reconstructions

Mohon Maaf website sedang direkonstruksi ulang ;

konstruksi

Kembali KeatasKembali Keatas